VMP Salatiga Carnival Center

VISI MISI PRINSIP SALATIGA CARNIVAL CENTER Salatiga Carnival Center dibangun oleh Tuhan dan Miliki Tuhan Salatiga Carnival Center bukan milik president directur, atau salah satu anggota, atau pihak-pihak tertentu tetapi Salatiga Carnival Center adalah milik Tuhan, inisiatif dari Tuhan dan dibangun oleh Tuhan sendiri. Oleh karena itu, segala sesuatu yang dilakukan di Salatiga Carnival Center harus diawali dari Tuhan, dijalankan dengan pimpinan Tuhan dan untuk Tuhan President Directur adalah Theodurus Gary Natanael yang dipilih dan ditetapkan oleh Tuhan untuk menerima visi dan impartasi dari Tuhan. SCC didirikan dari dasar kerinduan Tuhan melihat Salatiga sebagai kota kecil dibawah gunung yang sebenarnya memiliki potensi luar biasa. Maka Tuhan memberikan visi dan impartasi kepada President Directur untuk mengembangkan Salatiga sebagaimana Tuhan memberikan Visi besar bagi Salatiga. Pertamanya president directur tidak menjalankan segala perintah Tuhan, tetapi memilih menjadi seorang yang biasa dan mahasiswa biasa saja. Dengan segala cara, Theodurus mencari designer yang lebih handal mengenai hal ini untuk menjadi President Directur SCC. Saat itu theodurus siap mendukung dana, pikiran , waktu, tenaga bagi perkembangan SCC saja. Tetapi Tuhan berkata lain, saat berpuasa dan berdoa President Directur kembali diingatkan bahwa SCC dibangun oleh Tuhan dan milik Tuhan. Siapapun yang akan memimpin sudah ditentukan oleh Tuhan. Visinya adalah “Menjadikan Salatiga sebagai Kota Wisata Mode Dunia” Jadi, visi atau tujuan utama Salatiga Carnival Center adalah menjadikan Salatiga sebagai wisata mode di dunia. Kita harus menyadari dan mengimani bahwa visi ini dari Tuhan dan melanjutkan visi Tuhan bagi kota Salatiga. Jika kita tidak berfokus pada menjadikan Salatiga sebagai kota Wisata Mode dunia, maka tidak sesuai dengan hati Tuhan dan akhirnya tidak akan mengalami pertumbuhan yang pesat. Maka apapun yang dilakukan di Salatiga Carnival Center, juga memiliki satu tujuan yaitu untuk menjadikan Kota Salatiga sebagai Kota Wisata Dunia. Kegiatan-kegiatan, program-program, serta keputusan-keputusan yang ada di organisasi ini semuanya hanya bertujuan untuk menjadikan kota Salatiga sebagai Kota Wisata Mode Dunia. Untuk mencapai visi yang Tuhan berikan kepada Salatiga Carnival Center, maka Salatiga Carnival Center memiliki memiliki 4 misi langkah Misi : * Menjaring Supaya Salatiga Carnival Center bisa menjadikan Salatiga sebagai kota Wisata Mode Dunia, maka ada gerakan-gerakan untuk menjaring kepesertaan melalui setiap pelayanan director, departemen, kepala divisi, talent, kegiatan-kegiatan sosial, pagelaran SCC setiap tahunnya. Semua kegiatan bertujuan untuk penjaringan peserta. Bahkan setiap talent juga digerakkan, dimotivasi serta terus diingatkan untuk menjaring peserta di tempat mereka masing-masing dengan slogan “Pekerjaanku adalah Pelayananku”. * Menggabungkan Peserta baru yang dijaring diibaratkan seorang bayi yang baru lahir, harus ada keluarga yang merawat, memelihara, membimbing, dan mengasuhnya sehingga ia bisa bertumbuh dengan baik. Demikian juga dengan setiap orang yang sudah dijaring harus digabungkan ke leader defile masing-masing. Salatiga Carnival Center melakukan gerakan-gerakan untuk menggabungkan sampai peserta baru mendapatkan ilmu dan pengalaman yang cukup serta bersungguh-sungguh menjadi talent Salatiga Carnival Center * Mendidik Setiap peserta yang bergabung baik di leader atau volunteer event , maka perlu ada langkah-langkah mendidik atau memuridkan sehingga menjadi peserta yang dilatih, diajar, dan dididik untuk bisa berkarya. DI Salatiga Carnival Center tidak cukup hanya mencari sebanyak mungkin orang yang dijaring, tidak cukup hanya sampai mereka bergabung dalam defile tanpa ada pemuridan dan pelatihan yang nyata. Salatiga Carnival Center tidak hanya mengajarkan teori saja tetapi juga ada pelatihan sehingga peserta bisa praktek dalam berkarya, menghasilkan karya-karya inovasi, dan mengembangkan talenta yang dimiliki. Pemuridan ini dilakukan melalui In House Training, di kelompok defile masing-masing dan departemen divisi pelengkap sesuai bidang masing-masing. Salatiga Carnival Center rindu bukan hanya menjaring peserta lalu memelihara dengan baik, tetapi juga rindu supaya setiap peserta bisa menjadi anak-anak Tuhan yang berhasil. * Mengutus DI Salatiga Carnival Center, setiap peserta yang sudah dilatih dan dimuridkan dengan baik, harus dilatih untuk menampilkan karyanya. Seperti orang tua yang baik yang tidak akan pernah mengijinkan anaknya yang sudah disekolahkan dengan biaya mahal akhirnya hanya menjadi seorang pengangguran saja, demikian juga organisasi kita juga tidak menghendaki peserta yang sudah dilatih akhirnya tidak melakukan apa-apa dan tidak berguna bagi pekerjaan Tuhan. Setiap peserta yang sudah dilatih dan dimuriskan dengan baik harus diutus untuk menjaring peserta baru. Empat hal ini adalah apa yang dilakukan Salatiga Carnival Center secara berkesinambungan sehingga menjadi roda kegerakan yang terus menerus di dalam organisasi kita. Kalau setiap peserta, setiap departemen, setiap divisi menjaring peserta, menggabungkan peserta yang sudah dijaring, memuridkan mereka lalu mengutus mereka untuk menjaring peserta lagi dan itu dilakukan secara-terus-menerus dan berkesinambungan, maka akan terjadi kegerakan yang sangat besar di organisasi kita dan kita akan membawa dampak positif sampai keujung bumi sehingga visi yang Tuhan berikan kepada organisasi kita akan tercapai. Salatiga Carnival Center mempunyai 10 Prinsip / filosofi/ ketetapan-ketetapan : *. Menomorsatukan Tuhan dalam segala hal Tuhan adalah yang pertama dan utama dalam segala sesuatu. Tuhanlah yang menciptakan dunia dan segala isinya, Tuhanlah yang menjadikan yang tidak ada menjadi ada, Tuhanlah sumber segala sesuatu, maka Tuhan harus dinomorsatukan. Salatiga Carnival Center menomorsatukan Tuhan dalam segala hal. Dalam struktur organisasi kita, Tuhan berada di urutan yang pertama. Tuhan selalu dinomorsatukan dan senantiasa menjadi yang pertama dalam segala sesuatu, lebih dari apapun dan siapapun. Salatiga Carnival Center diawali dari Tuhan, untuk Tuhan, dan milik Tuhan. Tuhanlah yang mempunyai inisiatif dalam organisasi kita, segala sesuatu salam organisasi kita dikerjakan sesuai dengan petunjuk dari Tuhan. Tuhan juga dinomorsatukan pengharapan sebab Dialah pengharapan yang utama. Tuhan juga dinomorsatukan dalam petunjuk, dalam kebutuhan, dalam posisi/kebutuhan. Tuhan menempati tempat yang utama dan pertama dalam struktur organisasi kita. Setiap kita melakukan roadshow, minta perlindungandari Tuhan untuk perjalanan kita, untuk kesuksesan kita, awali semuanya dengan doa dan akhiri dengan ucapan syukur. Dan tidak lupa setelah menerima berkat Tuhan, kembalikan hak Tuhan maka Tuhan akan memberikan hak kita lebih dari yang kita harapkan. Contohnya Muslim, sholat tepat waktu dan membayar zakat 2,5% dari berkat yang Tuhan berikan. Salatiga Carnival Center hanya sebagai perantara Tuhan memberikan berkat buat kita. Maka kembalikan hak Tuhan, agar banyak berkat untuk kita. Tunduk dan Taat kepada Pemimpin Pemimpin adalah orang yang dipilih Tuhan untuk memimpin kita. Sejelek apapun pemimpin kita, berikan rasa hormat, ketundukan, dan ketaatan kepada pemimpin kita. Karena dari sikap kita dalam taat kepada pemimpin kita, maka misi ketiga yaitu memuridkan akan berjalan dengan baik. Seorang pemimpin akan selalu mengalami dimuridkan dan memuridkan. 2 hal ini jika kita melakukannya maka, Tuhan akan memberikan jiwa kepemimpinan untuk kita memimpin dibawah kita. Segala sesuatu yang dilakukan diorganisasi ini didasarkan pada Kasih dan pengharapan akan Tuhan, pemimpin akan menerima impartasi dan hikmat dari Tuhan, lalu akan meneruskan kepada struktur dibawahnya, dan dibawahnya harus menyampaikan impartasi dan hikmat dari Tuhan kepada struktur dibawahnya lagi, dan begitu seterusnya. *. Berkarya dengan pimpinan Tuhan Kreativitas yang kita miliki saat ini adalah karunia atau talenta dari Tuhan. Dengan pimpinan Tuhan maka kita bisa melangkah dengan benar dan baik untuk menuju kepada Visi yang dari Tuhan. Saat kita berkarya dengan pimpinan Tuhan, maka Tuhan akan bekerja dalam segala talenta dan orang-orang disekitar kita. Tuhan akan memberikan kreativitas yang lebih kepada kita, bahkan talenta kita akan dilipatkan berkali-kali jika kita berkarya dengan pimpinan Tuhan. *. Mempersembahkan yang terbaik bagi Tuhan Tuhan senantiasa ingin kita menjadi dan mempersembahkan yang terbaik bagi Tuhan. Dalam sebuah kesaksian, raisa (penyanyi perempuan) pernah menceritakan, bahwa dia di umur 7 tahun berjanji akan berlatih dan bersungguh-sungguh dan memberikan yang terbaik dalam setiap karyanya bagi Tuhan dan setelah 10.000 jam dia berlatih, maka Tuhan akan menggenapi visinya. Sama halnya seperti Salatiga Carnival Center, dalam setiap kegiatan dan program hanya dengan mempersembahkan yang terbaik bagi Tuhan. Setiap kita diberikan talenta masing-masing tetapi bagaimana kita bisa mengembangkannya tergantung dalam diri kita masing-masing. Masih mau mengembangkan atau hanya menghentikan sampai disitu saja. Sejak awal berdiri organisasi kita, sudah banyak orang yang dipakai Tuhan untuk menyampaikan pesan Tuhan pada organisasi kita bahwa Tuhan ingin organisasi kita menjadi pioneer di dalam kegerakan yang luar biasa. Artinya yang lain belum melakukan tetapi kita melakukan lebih dulu sehingga akhirnya kita bisa menjadi sarana berkat bagi peserta dan seluruh talent. Setiap tahun banyak kota belajar kepada kita untuk mengajarkan bagaimana karnaval yang baik, kalau kita tidak menjadi yang terbaik, maka kita tidak akan bisa menjadi sarana berkat bagi banyak orang. Setiap departeman, setiap divisi, setiap talent harus berjuang untuk menjadi yang terbaik lebih daripada departeman, divisi, dan talent dari organisasi yang lain. Untuk menjadi yang terbaik maka kitaharus senantiasa berusaha mempersembahkan yang terbaik bagi Tuhan : mempersembahkan waktu, tenaga, talenta, materi, pelayanan yang terbaik bagi Tuhan. *. Struktur dalam Salatiga Carnival Center adalah Tunduk pada otoritas. Struktur yang diajarkan di Salatiga Carnival Center adalah struktur keluarga yang banyak digunakan dalam hubungan keluarga. Struktur dalam Keluarga yang benar dan diajarkan oleh Tuhan TUHAN - BAPAK - IBU - ANAK Struktur dalam Organisasi Salatiga Carnival Center TUHAN - PIMPINAN - DEPARTEMEN/DIVISI - TALENT Supaya keluarga dan organisasi bisa berjalan dalam tuntunan Tuhan maka harus ada penundukan dan ketaatan yang berantai. Contohnya Tuhan memberikan perintah melalui ayah dalam keluarga lalu disampaikan kepada istri, tetapi jika istri memberikan perintah yang berbeda kepada anaknya maka perintah Tuhan ini tidak akan berjalan dengan baik dan akibatnya tidak ada berkat yang akan terjadi dalam keluarga. Demikian pula dalam Salatiga Carnival Center, saat Tuhan memberikan hikmat dan impartasi kepada president directur SCC maka akan disampaikan kepada Kepala Departemen / Directur, dan menjadi tugas Kepala Departemen / Directur harus menyampaikan kepada jajaran dibawahnya baik itu kepada talent / volunteer / leader defile dengan hikmat dan impartasi yang sama yang disampaikan president Directur. Dengan penundukan yang berantai ini, para organisasi Salatiga Carnival Center akan berjalan dalam tuntunan dan kuasa Tuhan sehingga mengalami kemenangan-kemenangan dan mencapai anugerah yang disediakan oleh Tuhan. *. Membangun jaringan yang bertumbuh tanpa batas Tuhan kita adalah Tuhan yang tidak terbatas, maka Tuhan ingin organisasi ini mengalami pertumbuhan yang tanpa batas. Salatiga Carnival Center memiliki gol untuk terus bertumbuh tanpa batas, dalam jumlah peserta yang dijaring, dalam besarnya jaringan kerja sama yang dibuka, dll. Kita tidak boleh berhenti atau merasa puas dengan apa yang sudah berhasil dicapai, tetapi kita harus terus membangun organisasi ini dengan penuh rasa syukur dan membangun jaringan tanpa batas. *. Menjaga keseimbangan Salatiga Carnival Center senantiasa menjaga keseimbangan dalam segala hal : dalam hal talenta dan karakter, doa dan usaha, dunia dan surga, kualitas dan kuantitas, roh bapa dan roh anak, dll. Sebab jika tidak seimbang maka akan menimbulkan dampak yang tidak baik. Tetapi kalau kitasenantiasa menjaga keseimbangan, maka akan seperti sayap burung yang akan membawa organisasi kita naik terbang tinggi untuk mencapai visi yang Tuhan berikan. *. Membangun hubungan kekeluargaan Salatiga Carnival Center membangun hubungan kekeluargaan antara pemimpin, kepala departemen / divisi, talent / volunteer, serta peserta baru dengan mengembangkan hubungan bapak dan anak. Setiap permasalahan yang terjadi dibicarakan dan diselesaikan dengan baik dalam suasana kekeluargaan. Hubungan kekeluargaan menjadi perekat yang mempersatukan organisasi Salatiga Carnival Center. *. Berkarya dengan karakter yang baik dan semangat yang menyala-nyala Tuhan mengajarkan kita untuk terus memiliki karakter yang baik dengan memiliki hati dalam berkarya. Maka di Salatiga Carnival Center setiap orang yang ada didalamnya haru berkarya dengan karakter yang baik dan semangat yang menyala-nyala. Karakter sering kali disebut dengan integritas, itu merupakan fondasi yang sangat penting dalam hidup kita. Namun, karakter harus diimbangi dengan semangat yang menyala-nyala. Kalau hanya memiliki hati yang baik/tulus saja namun semangatnya padam sehingga tidak melakukan apa-apa untuk berkarya, maka akan menjadi percuma saja. Setiap kita harus terbakar semangatnya dan berkarya untuk mempersembahkan yang terbaik bagi Tuhan dengan disertai karakter yang baik. *. Setiap anggota ada untuk melayani Tuhan Tuhan memanggil dan memilih kita untuk menjadi bagian dari pekerjaan Tuhan bagi kota Salatiga. Maka, Salatiga Carnival Center menerapkan prinsip bahwa setiap anggota ada untuk melayani Tuhan. Setiap kepala departemen, divisi, talent, volunteer, dan peserta baru didorong untuk menerapkan slogan “Pekerjaanku adalah Pelayananku” yaitu dimanapun kita ditempatkan, kita harus mempersembahkan yang terbaik bagi Tuhan yaitu menjaring peserta-peserta baru baik di dalam keluarga, pekerjaan, usaham profesi masing-masing, dll. Sama seperti lilin, dimanapun lilin itu berguna untuk menerangi kegelapan. Jika lilin dinyalakan pada hal yang sudah bercahaya maka tidak ada gunanya. Setiap kepala departemen / directur / divisi / talent / volunteer menjaring peserta di posisi mereka masing-masing, maka mereka didorong untuk menjadi pemimpin atas defile karena slogan bagi peserta adalah : “Setiap Peserta adalah Pemimpin”. Setiap tim harus mengerti VMP Salatiga Carnival Center. Sebab kalau mereka tidak mengerti, mereka tidak akan bisa bergerak dengan baik. Setiap tim wajib mengajari dan menjelaskna kepada semua peserta melalui departemen/divisi masing-masing. Setiap tim harus epakat dengan VMP Salatiga Carnival Center supaya kita bisa mempersembahkan yang terbaik bagi Tuhan dengan kesehatian dan bisa berkarya secara luar biasa. Kalau kita tidak sepakat, kita tidak mungiin bisa berkarya di organisasi ini dan akan terjadi benturan-benturan. BERJALANKAH DUA ORANG BERSAMA-SAMA, JIKA MEREKA BELUM BERJANJI? Visiadalah Tujuan, Misi adalah langkah-langkah untuk mencapai visi, dan Prinsip adalah filosofi.ketetapan-ketetapan untuk mencapai Visi. Contoh sederhana adalah tentang perjalanan. Rudi punya tujuan dari Solo akan pergi ke Jakarta. Maka kalau Tuti ingin berangkat bersama Rudi, Tuti harus setuju menuju tempat yang sama yaitu Jakarta. Kalau Tuti punya tujuan unutk pergi ke surabaya, maka tidak mungkin Tuti bisa berangkat bersama dengan Rudi. Kecuali Tuti mau berkata : Ya saya mau ikut Rudi ke Jakarta, barulah mereka bisa berangkat bersama. Tuti sudah mempunyai tujuan yang sama dengan Rudi yaitu pergi ke Jakarta. Tuti juga harus menyamakan diri dengan cara Rudi untuk pergi ke Jakarta. Misalnya Rudi ingin ke Jakarta dengan kendaraan mobil. Tetapi kalau Tuti berkata : saya tidak mau ke Jakarta naik mobil sebab terlalu lama, saya hanya mau naik pesawat terbang sebab bisa sampai jakarta dengan cepat, maka Tuti juga tidak mungkin bisa berangkat bersama Rudi. Kecuali Tuti mau berkata : Ya sudah saya mau ke Jakarta naik mobil, barulah Tuti bisa berangkat bersama-sama dengan Rudi. Rudi punya prinsip waktu pergi naik mpbil ke Jakarta ia akan berhenti dijalan untuk beristirahat dan makan kalau di jalan nanti lelah atau lapar. Tetapi kalau Tutui berkatasaya mau ke Jakarta naik mobil, tetapi saya tidak mau berhenti dijalan untuk istirahat dan makan, kalau sudah sampai Jakarta barulah istirahat dan makan, maka Tuti juga tidak mingkin berangkat bersama-sama Rudi, Sebab kalau mereka berangkat bersama-sama, nanti di tengah jalan bisa berselisih dan bertengkar. Kesuali sekali lagi Tuti berkata : Ya saya juga mau berhenti di jalan kalau nanti lelah dan lapar di jalan. Barulah Tuti bisa berangkat bersama-sama dengan Rudi dalam perjalananyang menyenangkan sampai ke Jakarta. Demikian juga dengan Visi, Misi, dan Prinsip-Prinsip Salatiga Carnival Center. Setiap tim yang ada di organisasi ini harus menyamakan diri dengan VMP yang sudah Tuhan berikan kepada Salatiga Carnival Center. Setiap orang bisa saja memiliki visi, misi, dan prinsip-prinsip yang berbeda, itu wajar. Tetapi kalau kita mau bergandeng tangan, mengerjakan bersama-sama, berjalan bersama-sama, berjuang bersama-sama, kita harus mau menyamakan Visi Misi Prinsip yang Tuhan berikan dalam organisasi kiia, barulah kita bisa bergandengan dengan baik.